Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar secara resmi memulai kegiatan Pra Pendidikan dan Pelatihan (Pra Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar Tahun 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut merupakan tahapan awal pembinaan bagi para Calon Paskibraka sebelum mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang akan dilaksanakan di Stanum Bangkinang mulai 2 Agustus 2026 mendatang. Pra Diklat berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Juli 2026.
Pelaksanaan kegiatan berada di bawah tanggung jawab Ketua Panitia Paskibraka Kabupaten Kampar yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si. Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar Drs. Mahadi, MH, Sekretaris Kesbangpol Yulianto, SE, Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Anita Suryati, S.Sos., M.Si., PPTK Paskibraka Gustian, S.Sos., Kasat Sabhara Polres Kampar AKP Donald JT, para pelatih dari unsur TNI, Polri dan tenaga profesional, panitia pelaksana serta tim medis.
Sebanyak 34 orang mengikuti kegiatan Pra Diklat, terdiri dari 32 Calon Paskibraka Kabupaten Kampar dan 2 Calon Paskibraka yang akan mewakili Kabupaten Kampar pada tingkat Provinsi Riau.
Dalam arahannya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kampar Drs. Mahadi, MH menyampaikan pesan Bupati Kampar kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi sebagai calon anggota Paskibraka Tahun 2026.
“Atas nama Bapak Bupati Kampar, saya mengucapkan selamat kepada seluruh adik-adik yang telah terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Kampar Tahun 2026. Amanah ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh disiplin dan rasa cinta kepada bangsa serta negara,” ujar Mahadi.
Mahadi mengungkapkan bahwa seluruh peserta yang hadir merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yang berhasil melewati proses seleksi yang sangat ketat.
“Dari sekitar 150 peserta yang mengikuti seleksi, akhirnya terpilih 34 orang terbaik yang akan menjalankan tugas sebagai Paskibraka Kabupaten Kampar, termasuk dua orang yang dipercaya mewakili Kabupaten Kampar pada tingkat Provinsi Riau. Ini adalah prestasi yang patut disyukuri dan dibanggakan,” katanya.
Lebih lanjut Mahadi menjelaskan bahwa pelaksanaan Pra Diklat merupakan bagian penting dari proses pembinaan sebelum memasuki Diklat utama. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan peserta sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan oleh panitia maupun pelatih.
“Pra Diklat ini kita laksanakan selama empat hari ke depan karena masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kekompakan, meningkatkan kedisiplinan, membentuk karakter serta mempersiapkan fisik dan mental para calon Paskibraka agar benar-benar siap saat mengikuti Diklat maupun ketika melaksanakan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2026 nanti,” jelasnya.
Di akhir arahannya, Mahadi mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta membangun kebersamaan selama menjalani proses latihan.
“Ikutilah seluruh rangkaian Pra Diklat dengan penuh semangat, disiplin dan keikhlasan. Jaga kesehatan, jaga kekompakan dan saling mendukung satu sama lain. Insya Allah dengan usaha dan doa, kalian akan mampu menjalankan amanah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan hasil yang membanggakan Kabupaten Kampar,” tutupnya.
Pra Diklat Paskibraka Kabupaten Kampar Tahun 2026 menjadi bagian dari rangkaian persiapan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menyukseskan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Diharapkan melalui proses pembinaan yang berjenjang, para calon Paskibraka tidak hanya mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta menjadi teladan bagi masyarakat.
